Kanwil DJPB Dorong Pencairan Dana Desa Tahap I Sebesar Rp. 440 M, Sebagai Upaya Menjaga Stabilitas Ekonomi Propinsi Bengkulu

ismed, 21 Mar 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Bengkulu, (21/3). Propinsi Bengkulu memperoleh alokasi Dana Desa sebesar  Rp. 1.099.512.847.000 untuk 1.341 Desa. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kanwil DJPB Propinsi Bengkulu hingga kemarin 20 Maret 2020 yang telah cair Dana Desa nya ada 14 Desa senilai Rp. 4.276.157.200,- dari total 156 Desa yang telah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten se Propinsi Bengkulu. Dari 156 Desa tersebut yang lagi berproses dan telah cair adalah Kab. Bengkulu Utara 17 Desa, Kab. Bengkulu Selatan 56 Desa, Kab. KAUR 15 Desa, Kab. Muko Muko 68 Desa. Sejumlah 142 Desa yang belum cair ada yang baru diajukan dan yang saat ini berproses di KPPN dan beberapa masih memerlukan kelengkapan Dokumen. 

Kepala Kanwil DJPB Propinsi Bengkulu, Ismed Saputra, menjelaskan, " dari Total Pagu Dana Desa di Propinsi Bengkulu Rp. 1.099.512.847.000 ada dana ADD minimal 10% dari dana Desa yang diperoleh. Kalau  semua Kabupaten mengalokasikan dengan nilai minimal saja akan ada ADD sebesar 100 M lebih, tapi kenyataannya banyak yang lebih dar 10 %. artinya kalau 1.341 desa serentak mencairkan Dana Desa Tahap I sebesar 40%  akan ada uang yang beredar di masyarakat pedesaan se-Propinsi Bengkulu sekitar 440 M lebih. Ini akan sangat membantu menjaga stabilitas dan pertumbuhan perekonomian di Propinsi Bengkulu ". " Kanwil DJPB  beserta jajaran KPPN di wilayah Propinsi Bengkulu selalu memonitor dan mendorong penyaluran Dana Desa melalui komunikasi yang intens dengan mendatangi dan juga melaui Group WA untuk menginfokan kelengkapan dokumen pengajuan dari Kabupaten yang ada di Bengkulu " Ujar, Ismed Saputra.

Pencairan Dana Desa tahun 2020 ini terjadi perubahan kebijakan penyalurannya dimana tahun 2019 terdiri dari 3 tahap, terdiri Tahap I 20%, Tahap II 40 % dan Tahap III 40% dan uang disalurkan dari KPPN ke rekening Kas Umum Daerah  baru kemudian ke Rekening Kas Desa. Untuk tahun 2020 tetap 3 tahap namun dengan besaran yang berbeda dimana Tahap I 40%, Tahap II 40% dan Tahap III 20% dan uang di transfer dari KPPN langsung ke Rekening Kas Desa. " Perubahan kebijakan penyaluran Dana Desa dan persyaratan nya ini  bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan di Perdesaan." Jelas Ismed Saputra.

Sesuai dengan arahan Gubernur Propinsi Bengkulu, H. Rohidin Mersyah saat Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa beberapa pekan lalu yang di hadiri Para Bupati, Kapolda beserta  Kapolres, Wakajati beserta Kajari, Kepala BPMD, Kepala BPKAD, Camat dan Kades se Propinsi bengkulu, meminta kepada jajaran pemerintahan desa untuk segera memenuhi dokumen persyaratan pencairan dana desa dan lebih inovatif dalam melaksanakan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa.

Dalam situasi tekanan ekonomi saat ini akibat dampak penyebaran COVID 19, diharapkan semua Desa yang berjumlah 1.341 Desa di Propinsi Bengkulu dapat segera melengkapi dokumen pencairan, dan juga penggunaan Dana Desa tersebut dapat untuk penanggulangan penyebaran Virus Corona tersebut melalui kegiatan Pemberdayaan Masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.



 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu