KPPN Curup Selenggarakan Sosialisasi PMK 178/PMK.05/2018 Tentang Perubahan PMK Nomor 190/PMK.05/2012

INDONESIASATU.CO.ID:

REJANG LEBONG – Kamis (17/1) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Curup menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi PMK 178/PMK.05/2018 tentang perubahan PMK Nomor 190/PMK.05/2012 dan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2019. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh KPA satker mitra kerja KPPN Curup bertujuan untuk mengedukasi satker dalam pelaksanaan anggaran terutama pada tahun 2019 yang merupakan salah satu peran DJPb dalam mengawal APBN.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, Bapak Ismed Saputra. Dalam kesempatan tersebut Bapak Ismed menyampaikan bahwa Peraturan pelaksanaan APBN saat ini berpedoman pada PMK 178/PMK.05/2018 tentang perubahan PMK Nomor 190/PMK.05/2012 tentang tata cara pembayaran dalam rangka pelaksanaan APBN. Beliau menghimbau satuan kerja untuk membuat CMS agar lebih efisien dalam pelaksanaan anggaran terutama dalam pengecekan saldo dan pembayaran.

Beliau juga menjelaskan bahwa pelaksanaan anggaran saat ini diukur dalam 12 indikator, yang disebut IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran). Oleh karena itu, Satker dihimbau Berkoordinasi dengan KPPN terutama dalam pendaftaran kontrak karena data kontrak diinput disistem agar memudahkan negara dalam perencanaan kas dan mengukur potensi pendapatan dan pengeluaran serta kebutuhan pembiayaan. 

Tidak hanya itu, Beliau menghimbau satker baru dan satker yang memiliki kesibukkan khusus di tahun 2019 seperti KPU dan Bawaslu, untuk berkoordinasi dengan KPPN dalam hal ketepatan waktu pencairan dana.
Beliau berharap, kegiatan sosialisasi ini dapat mengedukasi satker sehingga pengelolaan keuangan dapat berjalan dengan baik dan berdampak pada masyarakat.

Dalam kegiatan ini, KPPN Curup juga menetapkan satker UAKPA terbaik. Satker tersebut akan diberikan Kartu Layanan Prioritas dimana pemegang kartu tersebut tidak perlu mengantri saat membutuhkan layanan di KPPN. Kriteria penilaian satuan UAKPA terbaik terdiri dari 4 aspek, yaitu :

  1. Pagu DIPA Belanja Pegawai;
  2. Kinerja Laporan Keuangan;
  3. Rekonsiliasi UAKPA; dan
  4. Kinerja LPJ bendahara penerimaan dan pengeluaran.

5 (Lima) Satker UAKPA terbaik KPPN Curup diantaranya :

  • Kantor Kementerian Agama Kab. Kepahiang
  • Polres Rejang Lebong
  • Badan Pusat Statistik Kab. Lebong
  • Madrasah Aliyah Negeri Talang Leak
  • Badan Pusat Statistik Kab. Rejang Lebong

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi, yaitu PMK 178/PMK.05/2018, evaluasi pelaksanaan anggaran TA 2018, dan langkah strategis TA 2019. Materi PMK 178/PMK.05/2018 yang disampaikan oleh Sdr. Ade Wahyu Yulianto, yang merupakan Treasury Management Representative (TMR) KPPN Curup, sedangkan materi evaluasi pelaksanaan anggaran TA 2018 dan langkah strategis TA 2019 disampaikan oleh Bapak Muslim yang merupakan Kepala Seksi PPA 1B Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu.

Mari bersama membangun Indonesia melalui tertib melaksanakan APBN. Mari kita Kawal APBN karena APBN #UangKita

  • Whatsapp

Index Berita