Di Bengkulu Selatan, Pupuk Subsidi dijual di Atas Harga Eceran Tertinggi (HET)

INDONESIASATU.CO.ID:

MANNA - Pupuk yang disubsidi pemerintah untuk kebutuhan petani di Bengkulu Selatan diduga dijual di atas Harga Eceran Tertinggi. Padahal Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan Darmawansyah.SE sudah membuat surat keputusan resmi (SK. No 03 tahun 2017) tentang alokasi dan (Harga Eceran Tertinggi) HET Pupuk Subsidi. Di dalam surat keputusan disebutkan bahwah HET Pupuk Subsidi Urea Hanya 1800/kg,Za 1400/kg,Sp36 2000/kg,Ponska 3300/kg dan organik 500/kg, akan tetapi kenyataan di lapangan menurut hasil investigasi dan laporan  masyarakat petani pengguna pupuk subsidi menyatakan bahwa masih banyaknya kios pupuk menjual pupuk subsidi di atas harga HET yang telah di tetapkan oleh pemerintah daerah. Hal ini membuat masyarakat petani merasa di rugikan dan hanya menguntungkan bagi oknum pemilik kios saja.

Sementara menurut Kabid Sapras dinas Pertanian BS Sri Hartati kepada media menjelaskan pihaknya sudah melakukan pengawasan maksimal dan tidak akan melindungi kios suplayer yang membandel,dan kepada masyarakat petani yang merasa di rugikan silahkan melaporkan kios yang di duga menjual pupuk di atas harga Het tersebut ke pihak yang berwenang ujarnya ketika di konfirmasi oleh media.

Menurut keterangan masyarakat dan hasil investigasi beberapa hari yang lalu bahwah harga penjulan pupuk subsidi UREA mencapai 2300/kg dan SP36 mencapai 2750/kg dilapangan sabtu 02/09 salah satu pemilik kios yang enggan di sebutkan namanya di media membenarkan bahwah mereka menjual pupuk subsidi di atas harga Het dengan alasan bahwah bentuk usaha kios yang mereka kelola walaupun melalui prosuder adanya daftar petani pengguna yang tercantum dalam RDKK sebagai acuan pengambilan pupuk subsidi namun mereka(kios) menggunakan modal mereka sendiri karna untuk mengambil pupuk tersebut harus menyetorkan sejumlah uang dulu kepada suplayer di atas nya sehingga pupuk dua minggu kemudian bisa di distribusikan dan di ambil jelasnya.

Untuk menanggapi hal tersebut sampai berita ini di turunkan Kadis Pertanian Bengkulu Selatan belum dapat di konfirmasi.(widi harto)

  • Whatsapp

Index Berita