DAK Fisik Propinsi Bengkulu 2019 Sebesar 1.23 T, Alami Peningkatan 62%

INDONESIASATU.CO.ID:

Wartabengkulu.com : Bengkulu -  Hal ini terungkap saat kunjungan Kepala Kanwil DJPb Propinsi bengkulu, Ismed Saputra, bertemu Sekda Propinsi Bengkulu, Nopian Andusti (24/10).Dalam kunjungan perkenalan tersebut, Ismed Saputra, menyampaikan perkembangan APBN, Dan Dana Transfer di Propinsi Bengkulu. Saat dihubungi, Ismed Saputra, menjelaskan bahwa alokasi DAK Fisik tahun 2018 sebesar  Rp. 759.6 Miliar dan di tahun 2019 sebesar Rp. 1.23 T ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 62%. Ismed,  mengutarakan dengan meningkatnya alokasi DAK Fisik di tahun 2019 untuk Propinsi Bengkulu, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat lebih meningkat lagi dan pertumbuhan ekonomi akan semakin baik. Bercermin dari tahun sebelumnya dan di tahun 2018 ini perlu dilakukan evaluasi, sehingga pelaksanaan DAK Fisik di tahun 2019 dapat lebih baik dari tahu 2018.

Kepala Bidang PA Kanwil DJPb Propinsi Bengkulu, Abdullah, menjelaskan kenaikan DAK Fisik tahun 2019 secara persentase yang sangat besar kenaikannya adalah Kabupaten Bengkulu Selatan dengan kenaikan 100,78% dengan perolehan DAK Fisik sebesar Rp. 132.9 M. Berikutnya adalah Kabupaten Muko Muko dengan kenaikan 98.4% dengan perolehan DAK Fisik sebesar  Rp.132.9 M, disusul Kabupaten Kaur dengan kenaikan 92,47% dengan perolehan DAK Fisik sebesar Rp. 106.7 M, selanjutnya Kota Bengkulu naik 88.3% menjadi  Rp. 88.4 M. Kemudian Kabupaten Seluma naik 82.3% menjadi 156.6 M, disusul Kabupaten Bengkulu Utara naik 71.7% menjadi Rp.127.7 M. Untuk Kabupaten Bengkulu Tengah naik 56% menjadi Rp. 79.5M disusul Kabupaten Lebong 49.9% menjadi Rp. 132.9 M serta Kabupaten Kepahiang naik 41.5% menjadi 77.2 M. dan kenaikan terendah adalah Kabupaten Rejang Lebong sebesar 18.1% menjadi Rp. 119.7 M. Sementara untuk Nilai Dak Fisik terbesar di peroleh oleh Propinsi Bengkulu Sebesar Rp. 161.1 Miliar, walaupun secara persentase kenaikannya dibanding tahun 2018 mencapai 31.78%.

Abdullah, menjelaskan bahwa berdasarkan pengalaman tahun 2017 dan di tahun 2018 ini, diharapkan di tahun 2019 dapat lebih baik lagi terutama pada proses pengadaan yang lebih awal sehingga lelang dapat terlaksana diawal tahun. Meningkatkan koordinasi antar SKPD yang terlibat dalam penyaluran DAK tersebut. Memang terdapat beberapa masalah terkait juknis pelaksanaan dari kementerian teknis yang terlambat keluar, nanti kami dari Kanwil DJPB akan melakukan pemantauan terkait kendala di lapaangan tersebut untuk disampaikan ke Kantor Pusat Kementerian Keuangan untuk dapat ditindaklanjuti dengan Kementerian teknis terkait.

Kakanjwil DJPb Propinsi Bengkulu, Ismed Saputra, dalam  pertemuan dengan Sekda Propinsi, Nopian Andusti, menjelaskan Kanwil DJPB beserta seluruh KPPN di Wilayah Bengkulu siap membantu kelancaran penyaluran DAK Fisik di Propinsi Bengkulu. Pengajuan penyaluran DAK F tersebut dilakukan secara online melalui aplikasi oleh sebab itu Kanwil dan KPPN siap memfasilitasi apabila jaringan komunikasi data di wilayah kabupaten/kota mengalami kendala dapat melakukannya di  KPPN setempat.

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita